Robotika

Blog komunitas Robot Universitas Gunadarma

Robot Terminator

Terinspirasi dari film-film Hollywood, seperti Terminator,  Transformer dan Little Soldier. Berbagai robot super canggih berlaga dalam film-film imajinatif produksi Hollywood tersebut, membuat kita semua mungkin membayangkan bagaimana robot-robot yang sedemikian rupa dirancang oleh manusia mengalami lepas kontrol atau salah program dalam pembuatannya.

Di era kemajuan teknologi robot secara global, berbagai negara-negara maju membuat pertahanan militer mereka dengan mengandalkan robot-robot yang dapat menggantikan posisi tentara manusia di medan perang. Hal ini juga didukung dengan kemajuan perangkat keras khususnya mikroprosessor dan mikrokontroller turut serta mengambil bagian dalam teknologi robot. Mikroprosessor yang menjadi bagian terpenting dalam teknologi robot, membuat robot tidak hanya dapat berjalan, tetapi sudah bisa membuat suatu ungkapan ekspresi seperti tersenyum, tertawa, sedih bahkan sampai melakukan pekerjaan yang kompleks sekalipun.

Apa yang terjadi di film Terminator, Transformer dan Little Soldier ternyata dapat terelasisasi di medan pertempuran saat ini. Itu artinya, baku tembak di pertempuran bisa digantikan oleh robot, seiring meningkatnya protes banyaknya tentara manusia yang tewas di medan laga.

Diperkirakan, perang di masa depan akan lebih banyak dimainkan oleh robot-robot berteknologi tinggi. Tujuan utamanya untuk meminimalisir jumlah korban prajurit yang bertempur. Kini, sekitar 8.000 robot telah diterjunkan di medan perang. Mereka dipercaya akan membawa misi revolusi militer. Sebagian besar robot kini diterjunkan ke darat dengan tugas non-tempur seperti penjinakkan bom dan pesawat tanpa awak.

Seperti dikutip dari BBC, di masa depan sangat menjanjikan penggunaan lebih banyak tentara robot di medan tempur, termasuk kendaraan perang tanpa awak manusia.  Semakin dekat, Anda akan ditembak.  Inilah kelebihan robot yang mampu dikendalikan dari jarak jauh.

Sekarang pertanyaannya bagaimana jika robot tersebut menyerang target yang tidak seharusnya dan melanggar hukum perang? Akademisi Amerika Serikat Patrick Lin yang bekerja untuk membuat etika robot untuk militer, mengungkapkan, robot dapat diprogram untuk mengikuti standard tertentu.

Namun, bisakah komputer kita melakukan program ulang jika terjadi suatu kesalahan pada program awal?

Saat ini, Amerika Serikat (AS) telah menggunakan robot-robot canggih di pertempuran, baik itu di Irak maupun di Afghanistan.
Robot – robot ataupun instrumen militer yang dibuat tentunya lebih efektif dibandingkan tentara manusia, mereka tidak ragu dalam menembakan peluru, rudal maupun misil ke arah orang dewasa maupun anak – anak. Tidak ada perasaan yang dilibatkan hanya perintah dan kode – kode instruksi yang  dijalankan dalam bentuk bit – bit oleh mikroprosessor, 100% efektif.

Seperti halnya sistem pertahanan artileri otomatis yang diterapkan di Afghanistan. “Sistem tersebut akan menembak jika ditembak. Kita tidak dapat menghentikannya, kita hanya dapat mengaktifkannya.”

Penggunaan robot untuk keperluan militer di berbagi negara maju seperti Amerika Serikat, memang bukan sekedar wacana semata, namun hal ini telah mereka realisasikan dalam membuat sebuah alat perang yang tidak mungkin menolak perintah dan tidak ragu dalam mengerjakan misi tentunya menjadi impian para petinggi militer di negara manapun juga.

Jika tadi kehadiran robot – robot militer dilihat dari sudut pandang yang menguntungkan, tetap saja robot – robot militer tersebut tetap memiliki tujuan yang sama dengan tentara manusia yaitu sebagai alat yang digunakan untuk menghancurkan musuh. Tetap saja sasaran – sasaran yang dihancurkan sama, jika tidak perangkat militer, bangunan pasti manusia. Hal – hal inilah yang mungkin membuat beberapa peneliti / pengembang tidak setuju penggunaan robot dalam militer.

Sekali lagi ada banyak hal penting yang perlu diperhatikan dan diwaspadai dengan semakin maraknya penggunaan robot di bidang militer. Karena biar bagaimanapun, robot merupakan sebuah benda yang diberi kecerdasan buatan, yang menjalankan tugas sesuai dengan program yang telah diinstruksikan kepadanya yang tidak memiliki perasaan dan hati nurani layaknya manusia. Robot yang merupakan teknologi buatan manusia bisa saja menjadi pedang bermata dua termasuk tuaannya sendiri. Maka dari itu, manusia perlu melakukan antisipasi dari teknologi robot itu sendiri. Jangan sampai manusia yang awalnya mengendalikan robot malah menjadi sebaliknya???

Informasi diperoleh dari berbagai sumber ditambah dengan opini dari penulis.

blogaanwati.wordpress.com



Dewasa ini perkembangan teknologi semakin berkembang pesat, salah satunya perkembangan teknologi robot. Berbondong-bondong negara yang ada di dunia ini melakukan banyak riset dalam hal perkembangan teknologi robot. Seolah tak mau kalah negara-negara maju seperti Amerika Serika, Jepang, Korea Selatan dan China terus melakukan inovasi-inovasi terbaru dalam hal perancangan dan penggunaan teknologi tinggi dalam robot-robot yang mereka ciptakan. Bagaimana dengan perkembangan robot di Indonesia sendiri ?

Di Indonesia sendiri perkembangan teknologi pada tahun 2012 ini mulai mengalami perkembangan jika dibandingkan dekade lalu sekitar tahun 2000, minat masyarakat Indonesia yang masih sangat minim dengan teknologi robot, ditambah lagi dengan sangat jarang dijumpai perguruan tinggi yang memiliki perkuliahan yang khusus tentang robot, namun sejak mulai maraknya lomba robot, kini hampir di setiap perguruan tinggi terkemuka memiliki tim robot yang siap bertanding dalam berbagai acara perlombaan robot tersebut.

Meskipun Perkembangan robotika di Indonesia akhir-akhir ini lumayan pesat. Tapi agar Indonesia mampu  bersaing di dunia dibutuhkan dukungan pemerintah yang lebih intens tentunya dengan dukungan biaya yang tidak sedikit dan fasilitas penunjang yang memadai.  Karena biar bagaimanapun, Indonesia masih tertinggal jauh jika dibandingkan dengan Negara Amerika, jepang, Korea dan China.

Sekarang kita bandingkan perkembangan Teknologi robot di negara-negara tersebut.

Amerika Serikat sebagai negara adi kuasa melakukan perkembangan teknologi robot dalam bidang militer, kesehatan dan antariksa mereka. Berbagai upaya mereka lakukan dengan dana yang tak terbatas demi menciptakan robot-robot andalan mereka.

Selama ini, revolusi militer robot telah diterapkan dalam pesawat udara seperti pesawat tanpa awak milik AS di Afghanistan.

Negara Jepang yang sampai saat ini masih terdepan dalam dunia robot. Berbagai robot untuk membantu pekerjaan manusia telah diciptakan. Hal ini didukung oleh dana dari pemerintahan jepang  dalam mendanai riset-riset yang mereka lakukan dalam perkembangan robot mereka. Pada bulan September 2012, Jepang juga telah berhasil memecahkan rekor dengan lahirnya evolta. Robot yang menjadi maskot perusahaan elektronik asal Jepang.

Menurut pakar Pakar Mekatronika/ Robotika dari UI, Dr Abdul Muis M EngKorea, “Korea telah membuat robot center yang sangat besar sebagai tempat pengenalan dan sosialisasi teknologi robot. Setiap sekolah di sana juga diundang dan dibiayai untuk melakukan tur studi ke robot center. Sementara China juga tak kalah cepat perkembangan teknologi robotnya,” katanya.

Robot-robot buatan China diantaranya berfokus pada sektor kuliner seperti alat masak di bawah ini :

Sekarang kita beralih ke Indonesia.

Sebuah Humanoid Robot, karya Wisnu Indrajit, mahasiswa Teknik Elektro, Universitas Indonesia. Robot ini memiliki kemampuan dapat mengikuti gerakan manusia dengan cepat, (9/10). TEMPO/ JACKY RACHMANSYAH.

Menurut Managing Director Lego Mikrobot, Bambang Rusli. Saat ini penerapan teknologi robot di Indonesia secara umum di bidang industri masih sangat terbatas dan disebabkan dua faktor yaitu tenaga ahli yang kurang dan biaya operasional yang mahal.

Perusahaan akan lebih memilih tenaga kerja manusia karena biayanya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan tenaga kerja dalam bentuk robot.

Dijelaskan, penerapan teknologi robot di bidang pendidikan justru sudah cukup besar. Meskipun begitu, penerapannya masih belum merata. Tenaga pengajar maupun infrastruktur pendidikan Indonesia belum siap dengan penerapan teknologi robot.

Teknologi robot saat ini masih belum bisa diterapkan di Indonesia karena ketidaksiapan berbagai faktor, misalnya faktor pengangguran yang masih tinggi.

Secara financial, Indonesia juga masih belum siap dengan cost (biaya) yang harus dikeluarkan untuk penerapan teknologi tersebut, ujar Bambang.

Diharapkan pemerintah dapat lebih memberikan apresiasi dan perhatian terhadap para pelaku di bidang robotika, baik itu pencipta maupun pengguna. Dikatakannya, pemerintah juga harus memberikan edukasi dan memotivasi kreativitas masyarakat, khususnya anak-anak.

Meskipun begitu, antusiasme masyarakat terhadap robotika kian meningkat dari tahun ke tahun. Terbukti dari beberapa ajang kompetisi robot yang semakin diminati masyarakat. Selain itu dukungan sekolah semakin besar terhadap penggunaan teknologi robot. Teknologi robot saat ini sangat dibutuhkan dalam bidang pendidikan, karena tuntutan globalisasi.

Sedangkan Indonesia sendiri dalam penggunaan teknologi robot baru bisa diimplementasikan pada robot security yang dipakai untuk menjinakan bom-bom yang saat ini sedang marak terjadi dimana-mana.  Cara kerja robot penjinak bom tersebut berjalan perlahan melintasi halaman dan menyelinap ke dalam rumah target Robot ini mampu mengambil gambar, video bahkan memindahkan benda. Dengan pergerakannya membopong kamera, robot ini memuluskan langkah polisi dalam membekuk orang yang bersembunyi dalam rumah di tengah ladang jagung yang berhawa dingin tersebut, yang diduga sebagai mastermind dari serangkaian tindakan terror yang terjadi di Indonesia selama satu dekade terakhir (termasuk terror bom yang terjadi di Hotel The Ritz-Carlton dan JW Marriott, kawasan Mega kuningan, Jakarta 17 Juli lalu).

Indonesia memang masih melakukan perkembangan dalam teknologi robot, meskipun memang belum secanggih dengan negara-negara maju pada umumnya. Tetapi, dari negara maju tersebut Indonesia bisa banyak belajar dan dukungan pemerintah untuk mendanai dan memberikan fasilitas dalam perkembangan teknologi robot perlu ditingkatkan.

Dari Berbagai sumber : www.suaramedia.com dengan tambahan opini dari penulis

blogaanwati.wordpress.com



Istilah robot berasal dari bahasa Cekoslowakia. Kata robot berasal dari kosakata “Robota” yang berarti “kerja cepat”. Istilah ini muncul pada tahun 1920 oleh seorang pengarang sandiwara bernama Karel Capec. Karyanya pada saat itu berjudul “Rossum’s Universal Robot” yang artinya Robot Dunia milik Rossum. Rossum merancang dan membangun suatu bala tentara yang terdiri dari robot industri yang akhirnya menjadi terlalu cerdik dan akhirnya menguasai manusia.

Kata Robotics juga berasal dari novel fiksi sains “runaround” yang ditulis oleh Isaac Asimov pada tahun 1942. Sedangkan pengertian robot secara tepat adalah system atau alat yang dapat berperilaku atau meniru perilaku manusia dengan tujuan untuk menggantikan dan mempermudah kerja/aktifitas manusia.

Perkembangan dunia robotik sekarang sangat bertumbuh pesat, para pemikir dan ilmuwan tidak pernah berhenti untuk membuat sesuatu yang baru. Robot digunakan untuk mempermudah dan membantu pekerjaan manusia, bidang industri robot digunakan untuk mempercepat pekerjaan manusia, sehingga proses produksi lebih cepat. Dampak negatif penggunaan robot bidang industri untuk manusia yaitu terjadinya pengangguran karena kedudukan manusia tergantikan oleh robot. Robot tidak hanya digunakan pada bidang industri, robot juga digunakan untuk dunia otomotif seperti mobil, misalnya penggunaan sensor jarak (ping) yang digunakan untuk mengatahui jarak suatu objek dengan mobil. Robot juga digunakan untuk tempat cucian mobil, misalnya derek untuk mengangkat mobil. Dunia pendidikan robotik merupakan jurusan ataupun mata kuliah  diminati mahasiswa, setiap universitas berlomba-lomba mengembangkan robotik masing-masing demi mencapai yang terbaik, misalnya Universitas Gunadarma.

Dari berbagai robot yang sudah ada, memiliki fungsi dan ciri khas masing-masing robot. Diantaranya robot line tracking robot yang mengikuti garis hitam atau putih menggunakan sensor infrared dan fhotodioda. Robot pemadam kebakaran berfungsi untuk memadamkan api, robot ini menggunakan sensor suhu LM35DZ ataupun sensor NTC, jika suhu tinggi maka robot melakukan pemadaman. Bukan hanya itu saja ada lagi robot asimo dikembangkan oleh  negara Jepang  yang dapat menyerupai manusia, apa yang dilakukan manusia dapat dikerjakan misalnya berbicara, berjalan, mendengar, dan menari.

Robot masa mendatang adalah robot yang dapat mengerti manusia baik dalam sukacita maupun dukacita disebut dengan “Robot Cerdas” , dimana prinsip robot ini menggunakan perintah suara, robot ini hanya mengenali suara user tertentu. Robot memiliki sturktur tubuh sama dengan manusia dimana terdiri kepala, telinga dua, tangan dua, dan kaki dua. Perancangannya yaitu suara user ditanamkan kedalam mikrokontroler misalnya mikrokontroler Arduino atau mikrokontroler ATMega 8535. Pertama suara user direkam lalu konversikan kedalam kode-kode digital selanjutnya menjadi baris program.  Robot ini memiliki sensor ultrasonik sehingga dapat mengenali suara user, aktivator atau sumber tegangan dihasilkan dari solar cell, sehingga tidak tergantung listrik PLN. Jika sumber tegangan pada robot mulai habis, maka secara otomatis akan mencari sumber ultraviolet (matahari) untuk mengisi tengangan, kalau manusia lapar mencari makanan atau minuman. Begitu sumber tegangan sudah mencukupi maka robot akan meninggalkan sumber matahari tersebut. Robot ini juga menggunakan sensor jarak atau Sensor Ping.

Robot Cerdas memiliki multifungsi yaitu yang pertama jika user memerintahkan untuk mengambil makanan , maka robot akan melakukan seperti yang diperintahkan. Misalnya “Robot Cerdas ambilkan saya makanan tempe, tahu, ikan, dan sayur”, robot cerdas akan mulai mendeteksi seperti diperintahkan, setelah makanan sudah dapat maka akan diserahkan ke user, apabila makanan yang disebutkan tidak ada maka robot cerdas mengeluarkan suara berupa kode yang sudah diprogram, lama pengambilan tergantung jarak dari setiap jenis, kalau saling berdekatan maka delaynya cepat, kalau letaknya berjauhan maka delaynya lama.

Kedua yaitu apabila user selesai berbelanja dari pasar ataupun mall banyak barang-barang yang akan dimasukkan kerumah, maka robot cerdas dapat diperintahkan untuk mengangkat barang tersebut, sesuai beban yang telah ditentukan atau ditanamkan pada robot.

Ketiga yaitu robot cerdas dapat mengerti hati kita (user), jika user mengeluarkan kata “sedih” atau wajah user terlihat sedih atau murung, secara otomatis robot cerdas akan akan menghibur user, berbagai jenis musik sudah ditanamkan kedalam diri si robot, bukan hanya itu jenis komedian juga ditanamkan, sehingga user bisa terhibur. Jika diperintahkan berhenti maka robot cerdas secara otomatis berhenti.

Keempat yaitu robot juga dapat mengetahui kalau hati kita (user) gembira, maka robot cerdas secara otomatis akan menari-nari dan melakukan gerakan tanda gembira, proses kerjanya ialah robot cerdas mendeteksi raut wajah user apabila wajah mengkerut maka otomatis robot cerdas bekerja.

Kelima yaitu robot ini dapat membaca dan menulis yang diperintahkan oleh user. Bukan hanya itu saja tetapi masih banyak lagi kelebihan-kelebihan yang dapat dikerjakan, tidak bisa dipungkiri dampak negatif robot dalam kehidupan manusia yaitu manusia akan semakin malas bergerak dan bekerja.

Robot Cerdas ini berbeda dengan robot cerdas yang sudah ada, robot cerdas ini benar-benar mengerti manusia dan terdiri dari berbagai komponen-komponen elektronik kompleks. Robot cerdas ini pengembangannya di Indonesia belum ada, sehingga masa mendatang perlu dikembangkan, sehingga indonesia tidak perlu mengimpor dari luar negeri dan negara Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara di dunia.

Blog pribadi: http://artadima.blogspot.com/



Pada era industrialisasi yang serba modern ini, semua kegiatan yang berhubungan dengan manusia telah bertransformasi dari yang tradisional mulai beralih secara bertahap kearah yang modern. Transformasi tersebut bisa dilihal dari perkembangan teknologi yang semakin cepat dan setiap pencapain suatu kegiatan ditentukan oleh teknologi (Teknologi 2012). Adapun contoh perkembangan teknologi yaitu perkembangan teknologi Robot. Penggunaan robot saat ini sudah mencakup seluruh sendi kehidupan manusia, baik dalam industri maupun dalam kegiatan sehari-hari. Menurut  perkembangannya, istilah Robot itu sendiri digunakan pertama kali pada tahun 1920 oleh penulis Czech Karel Capek dalam sebuah cerita dengan judul Rossum’s Universal Robot. Kemudian, pada tahun 1941 barulah istilah robot digunakan dalam teknologi robot dan diprediksi akan muncul robot industri yang dikemukakan oleh Isaac Asimov. Pada tahun 1956 mulai tercipta suatu perusahaan robot pertama yang didirikan oleh Georde Devil dan Joseph Engelberger. Kemudian pada tahun 1961, robot mulai terlihat perkembangannya dengan dimanfaatkan dalam industri otomotif oleh General Motor. Setelah itu, pada tahun 1980 robot modern lahir dan digunakan oleh beberapa industri lain seperti industri elekronik dan komputer (Sejarah & perkembangan robot 2011). Mesin robot yang semakin pesat perkembangannya pada dasarnya membantu manusia dalam beraktifitas sehari-hari. Penggunaan robot dapat membantu kegiatan atau pekerjaan manusia agar efisien dalam waktu penyelesaian, serta mengurangi tingkat resiko kecelakaan kerja. Beberapa pekerjaan manusia yang sering menggunakan bantuan mesin robot masuk kategori pekerjaan yang sukar, berbahaya dan membosankan karena membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi (Robot versus manusia 2009).

Saat ini, robot telah digunakan sebagai mesin yang memiliki otomatisasi tinggi, mempunyai peranan yang sangat penting bagi manusia untuk digunkan dalam pekerjaan yang dirasa sangat penting. Maka dari itu, banyak perusahaan menciptakan serta menngunakan robot dalam segala hal. Beberapa robot diciptakan dengan berbagai spesifikasi berdasarkan kebutuhan. Kebutuhan tersebut bisa meliputi kebutuhan rumah tangga, industri, militer, pertanian, kelautan dll.(10 hal yang tak bisa dilakukan manusia 2011). Walaupun begitu, robot itu sendiri tetap saja masih membutuhkan interaksi manusia dalam operasinya. Dari hal tersebut, munculah suatu paradigma baru tentang bagaimana mendesain suatu sistem interaksi antara manusia dengan robot yang ergonomis (Karwowski 1990). Menurut Karwowski (1990), sistem interaksi antara manusia dengan robot sangat ditentukan oleh aspek manusia dalam mencapai keberhasilannya. Keberhasilan dari sistem tersebut yaitu tercitanya sistem yang efisien dalam produktifitasnya serta safety dalam sistem tersebut. Maka dari itu, setiap perancangan sistem interaksi antara manusia dengan mesin robot perlu mempertimbangkan aspek manusia. Beberapa bukti bahwa industri manufaktur kurang mempertimbangkan aspek manusia dalam desain pengoperasian mesin terutama robot, mengakibatkan kurangnya efisiensi waktu proses dan tingkat produktivitas menjadi berkurang (Karwowski 1990). Dari bukti tersebut, jelas bahwa pertimbangan aspek manusia dalam desain suatu sistem manusia-mesin yang terintegrasi akan meningkatkan kinerja manusia dalam pekerjaannya. Selain itu, interaksi antara manusia dengan mesin mempunyai peranan dalam terciptanya mesin robot yang membantu pekerjaan layanan dalam kehidupan sehari-hari, misanya terciptanya robot sebagai asisten rumah tangga yang mampu mengantikan pekerjaan manusia sehari-hari (G. Wichert et al. n.d.). Berdasarkan penjelasan diatas, maka dapat dikatakan perkembangan robot semakin tahun mulai berkembang pesat.

1.  Penggunaan mesin robot untuk proses pengelasan dan penyambunlambung  pada industri kapal

Penggunaan mesin robot pada proses pengelasan sangat membantu manusia dalam melakukan pekerjaan. Penggunaan tersebut terutama pada proses pengelasan yang membutuhkan ketelitian dan akurasinya. Hal tersebut karena industri kapal yang menjadi prioritas utama adalah hasil las lalu kemudian tingkat efisiensinya. Akan tetapi, manusia juga memiliki peranan yang penting dalam hal mengontrol sistem tersebut karena semua proses dijalankan atas perintah manusia. Dalam hal ini, sistem interaksi manusia-robot didesain untuk membantu manusia terutama dalam hal akurasi hasil pengelasan yang dirasa akan cukup sulit bila dilakukan manusia dengan proses manual (Jr et al. 1999). Berdasarkan Jr et al.,( 1999) sistem interaksi manusia-robot pada proses las kapal diberi istilah Ship Welding Robot System (SWERS). Sistem ini dirancang untuk memudahkan manusia pada proses pengelasan yang membutukan waktu penyelesaian cukup lama serta membutuhkan kualitas las yang baik. Sistem ini juga dilengkapi sistem interaksi antar muka munusia-mesin yang didesain khusus. Sehingga, manusia dapat melakukan kontrol melalui tombol-tombol  yang disediakan seperti tombol kecepatan serta mengatur pergerakan robot tersebut. Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur yang dapat merekam semua gerakan manusia, sehingga memungkinkan robot dapat menggantikan pekerjaan manusia setelah dilakukan proses mengajari robot (robot teaching). Hal tersebut sangat membantu manusia mengurangi tingkat kelelahan dan kejenuhan dalam melakukan proses pengelasan. Karena akibat dari kejenuhan dan kelelahan menimbulkan banyak kesalahan dalam bekerja sehingga dapat merugikan perusahaan. Selain itu, pada tahap penyambungan pada dua bagian lambung kapal sekarang ini industri kapal sudah mulai mengunakan robot crane disertai perlengkapan pengelasan (Bostelman et al. 1999). Hal ini sangat membantu manusia dengan mengurangi tingkat resiko kecelakaan dan juga meningkatkan efisiensi biaya. Hal tersebut terbukti bahwa pada proses ini beberapa bagian lambung kapal diangkat lalu dilakukan proses pengelasan. Sehingga, kemungkinan kecelakaan sangat tinggi pada manusia bila dilakukan secara konvensional.

Blog pribadi : http://aanhiratta.blogspot.com/



Headline
Perusahaan otomotif ternama Toyota tidak hanya memamerkan produk mobilnya saja, tetapi juga menampilkan 2 buah robot yang bernama Robina dan Humanoid pada  ajang Indonesia Internasional Motor SHOW (IIMS) 2012 yang digelar di JIEXPO pada 20-30 September 2012 kemarin.
Kehadiran robot ini merupakan bagian dari special exibit Toyota di ajang perhelatan otomotif terbesar di Indonesia. Robina dan Humanoid menjadi partner yang menemani akan menemani pengujung terutama anak-anak selama ajang ini berlangsung.
Robina dan Humanoid tampil menyanyi dan bermain musik diatas panggung di booth Toyota. Kehadiran special exibit ini, semakin meneguhkan komitmen Toyota dalam melakukan inovasi teknologi terbaru untuk kelangsungan masa depan yang lebih baik seiring tema ‘Goodness for Tomorrow’ yang diusung Toyota pada IIMS tahun ini.

Menurut marketing PT Toyota Astra Motor bapak Joko Trisantoyo, menunjukan bahwa Toyota ingin menjadi teman semua orang. “Toyota ingin menjadi ‘True Friend’ bagi setiap orang. Kalau mobil merupakan teman transportasi, Toyota ingin jadi sahabat semua manusia yang diwakili lewat robot,” ujarnya.

“Penampilan kedua robot ini adalah untuk menunjukkan tingginya teknologi yang telah dimiliki oleh Toyota. Teknologi robot merupakan sebuah teknologi yang menggabungkan teknologi komunikasi, teknologi gerak dan teknologi sensitifitas yang ketiganya akan digunakan dalam teknologi mobil ke depannya,” papar Joko.

Robina adalah partner robot yang dapat membantu manusia dalam aktifitas sehari-hari, bahkan robina mampu melakukan perawatan medis. Sedangkan Humanoin adalah robot pemusik, robot ini dapat memainkan biola dengan sangat baik, kedepannya Humanoid akan difungsikan untuk membantu manusia dalam pekerjaan rumah dan bahkan menjaga manusia.

Tema yang diambil oleh Toyota memberikan nilai positif kepada masyarakat yaitu sebagai semangat memberikan dan menebar kebaikan untuk masa depan. Karena toyota tidak hanya memikirkan kehidupan masa kita bahkan untuk kehidupan masa depan sudah dipikirkan baik-baik oleh Toyota dengan memanfaatkan teknologi kemajuan industri robot.



Perkembangan dan Penerapan Robot di Indonesia

Perkembangan robot di Indonesia tidak ada data yang dapat memberikan kesimpulan kapan, serta bagaimana asal muasal robot masuk ke Indonesia. Tetapi, terbukti dari kemauan SDM (Sumber Daya Manusia) bangsa Indonesia dalam minatnya pada teknologi robot seperti dikembangkannya sejumlah laboratorium, seperti MEPPO (Mesin Perkakas Teknik Produksi dan Otomatis) yang diprakarsai oleh BPPT bekerjasama dengan ITB, Industri strategis, serta LET (Laboratorium Elektronika Terapan) di LIPI. Awal tahun 80-an kebijakan nasional memberikan kesempatan kepada para peminat robot-robot di Indonesia ini.
Sampai saat ini, penerapan robot di Indonesia telah banyak yang dimanfaatkan oleh manusia untuk meringankan tugas manusia dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya robot security yang dipakai untuk menjinakan bom-bom yang saat ini sedang marak terjadi dimana-mana, robot yang dapat mengajar bahasa Inggris, robot bedah laparoskopi memungkinkan ahli bedah untuk bekerja di dalam pasien manusia dalam skala yang relatif kecil dibandingkan dengan operasi terbuka, secara signifikan memperpendek waktu pemulihan. Pesawat robot teleoperated, seperti Predator Kendaraan Unmanned Aerial , semakin sering digunakan oleh militer. Ratusan robot seperti iRobot ’s Packbot dan Foster-Miller Talon yang digunakan dalam Irak dan Afghanistan oleh militer AS untuk meredakan bom pinggir jalan atau improvisasi peledak perangkat (IED) dalam suatu kegiatan yang dikenal sebagai pembuangan persenjataan peledak (EOD).

Pengertian Robot Itu Sendiri

Robot adalah sebuah alat mekanik yang dapat melakukan tugas fisik, baik menggunakan pengawasan dan kontrol manusia, ataupun menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dulu (kecerdasan buatan). Robot biasanya digunakan untuk tugas yang berat, berbahaya, pekerjaan yang berulang dan kotor.
Istilah robot pertama kali dipopulerkan tahun 1942. Kata ‘robot’ diambil dari bahasa Ceko (Chech) yang artinya ‘pekerja’ (worker). Sebenarnya istilah robot sudah digunakan oleh Karel Capek, seorang penulis drama dari Cekoslovakia. Cerpen itu bercerita tentang robot therapy. Terinspirasi pada cerpen Runaround, Joseph Weizenbaum, seorang profesor di Institut Massachusetts, membuat program Eliza pada tahun 1966. Ada sekitar 240 baris kode yang dibuat oleh Weizenbaum untuk mensimulasikan sebuah psikotherapy.

Teknologi Robot di Masa Depan

Penggunaan robot di masa depan akan semakin bertambah, karena robot diciptakan dengan kemampuan luar biasa yang melebihi kekuatan dan kemampuan manusia. Dengan teknologi itulah manusia akan semakin dimudahkan untuk mengerjakan tugas-tugas mereka.
Teknologi robot di masa depan akan semakin banyak robot-robot saat ini yang akan dikembangkan kembali kemampuan dalam menjalankan dan memproses robot yang diinginkan. Seperti penggunaan teknologi masa depan pada robot humanoid, penggunaan teknologi masa depan dalam bidang agrikultur, energi alternatif untuk teknologi masa depan, energi matahari untuk teknologi masa depan, energi angin untuk teknologi masa depan dan energi air untuk teknologi masa depan.

Dampak pada Teknologi Robot

Seiring berjalannya waktu, teknologi robot yang diciptakan manusia untuk mengerjakan tugas mereka mempunyai dampak positif dan dampak negative. Dampak positifnya yaitu dengan adanya teknologi robot, pekerjaan akan cepat selesai dan tidak memerlukan waktu lama untuk berenergi. Sedangkan dampak negatifnya yaitu manusia akan semakin malas dengan dibantu alat yang bernama robot dan manusia akan terus bergantung pada robot sehingga perlu memakan biaya yang besar.
Jadi, robot memiliki dampak positif  dan negatif tergantung dari sudut pandang ekonomi, religious dan lain lain. Namun robot hanyalah alat untuk memenuhi kebutuhan manusia yang dapat di gunakan agar tidak mengalami kesalahan apabila manusia yang melakukan pekerjaan tersebut.



Banyak sekali kisah fiktif yang menceritakan gambaran kehidupan masa depan, robot selalu dikaitkan dengan apa yang ada pada masa depan.

Pernahkan anda membayangkan rumah sebagai hunian robot?
Seorang arsitek yang bernama Greg Lynn berhasil membuat sebuah desain prototype rumah RV atau rumah kendaraan robot yang memiliki ukuran skala 1/5 dari rumah normal manusia. Struktur bangunan rumah robot ini meningkatkan ruang hidup dengan memutar sumbu yang berada dibawah dasar rumah robot. Rumah robot ini dkembangkan untuk mengikuti sebuah pameran kehidupan masa depan Biennele Interieur 2012 di Kortrijk, Belgia. Sistem pada rumah robot ini sangat cerdas, dapat memberikan kenyamanan dan memberikan kebebasan gerak pada si pengguna. Ukuran rumah yang kecil cukup ditinggali oleh seorang robot
Dengan luas desain rumah ini yang kecil memberikan dampak positif, yaitu mengurangi kepadatan rumah penduduk yang akan terjadi dimasa depan. Desain rumah robot sangat cocok dengan aktifitas robot yang khas, rumah ini berfungsi sebagai mesin latihan sama halnya seperti bola putar hamster.
Rumah robot ini dapat merespon lingkungan disekitarnya baik cuaca panas ataupun dingin, dan itu dapat memberikan efek suasana yang terjadi pada rumah robot dengan tindakan rotasi atau berputar yang ada pada desain rumah robot. Hunian robot yang unik ini mengusung tipologi baru yaitu, menjadi satu berdasarkan gerakan dan interaksi yang terjadi pada rumah robot.


Kemajuan teknologi robot dapat menggantikan tentara manusia di medan perang. Kemungkinan ini tentu bukan isapan jempol semata. Seperti film Terminator, robot-robot mendominasi medan perang dan lebih efektif dalam menumpas musuh.
Apa yang terjadi di film Terminator ternyata dapat terelasisasi di medan pertempuran saat ini. Itu artinya, baku tembak di pertempuran bisa digantikan oleh robot, seiring meningkatnya protes banyaknya tentara manusia yang tewas di medan laga. Read the rest of this entry »



11 29th, 2012

Gambar ini didapat dari :

http://kampus.okezone.com/read/2012/04/05/373/606446/robot-waiter-bantu-pekerjaan-rumah-tangga

Robot sangat berguna dalam kehidupan manusia. Mengapa begitu? banyak orang yang bertanggapan bahwa robot dapat mengerjakan semua kegiatan manusia. tapi dimasing masing setiap pendapat pasti akan memiliki pendapat positive dan negatif setiap robot.

Robot memiliki manfaat dalam kegiatan manusia :

  1. Manusia memiliki pekerjaan yang sulit dihadapi, dan robot dapat membantu setiap kegiatan manusia tersebut. dalam sebuah tugas yang harus memiliki konsentransi yang tinggi dan kemampuan yang cukup tinggi, robotpun dapat mengerjakan tugas-tugas tersebut.
  2. tidak ada kecacatan dalam melakukan tugas seperti apa yang dilakukan manusia. manusia cenderung memiliki sifat yang ceroboh dalam mengerjakan sesuatu. dengan dilakukan oleh robot, pekerjaan dapat lebih sempurna.

tetapi robot juga memiliki dampak negatif pada kehidupan manusia. banyak yang berpandapat juga bahwa robot memiliki dampak tersebut.

contoh dampak negatif robot :

  1. Manusia akan malas melakukan sesuatu. cenderung akan mengandalkan robot.
  2. Manusia akan kurang konsetrasi dalam melakuka tugasnya. karena pola pikir setiap manusia akan tidak sengaja diubah oleh adanya robot.
  3. Cenderung memiliki sifat yang manja dalam mengerjakan tugas.

gambaran dampak-dampak dari positive hingga negatif pada robot sudah terselesaikan. apakah anda menganggap robot itu baik? atau buruk? semua tergantung dari diri masing-masing. Robot akan mendaptkan dampak positif pada manusia apabila manusia memanfaatkan robot itu sebaik mungkin. dan apabila manusia menganggap robot hanya karena manusia itu malas mengerjakan sesuatu, dampak negatifpun akan tumbuh dengan sendirinya.



Dengan zaman yang semakin maju, teknologi semakin canggih, itulah yang terjadi saat ini. Perkembangan teknologi saat ini sangatlah cepat dalam hitungan bulan beberapa generasi teknologi baru pun mucnul dengan peningkatan kualitas yang lebih baik dari sebelumnya, saat ini saya akan membahas mengenai perkembangan robotika.
Pasti pernah menonton film fiksi ilmiah seperti transformers, iron man, dan banyak lagi, mungkin dalam beberapa tahun hal yang ada dalam film tersebut akan terwujud. Seperti halnya robot humanoid yaitu robot yang menyerupai manusia dari perilaku dan gerak anggota tubuh,  robot jenis ini masih terus dikembangkan agar memiliki gerak yang mendekati gerak manusia.
Dahulu untuk dapat mengendalikan sebuah robot harus menjadi programmer hebat. Menggunakan sebuah controller untuk mengendalikan robot atau memberi perintah sederhana.
Tapi dengan sistem cloud computing yang akan dikembangkan oleh Microsoft, Institute of Technology Purwadhika Nusantara, dan World Robotic Explorer nampaknya semua orang dapat memiliki robot pintar dan dapat mengendalikannya.
Seperti diketahui, cloud computing adalah database yang dapat diakses dengan menggunakan internet. Semua data akan tersimpan di server, semua orang dapat mengakses data tersebut melalui teknologi yang dimilikinya seperti smartphone, netbook atau notebook. Karena itu, data yang ada tidak terbatas dibandingkan data yang ada pada sebuah gadget.
Dulu jamannya komputer-komputer besar berukuran seperti lemari. Orang harus terhubung dengan terminal atau server untuk mengakses data. Lalu, berkembang komputer individu atau notebook untuk dapat menyimpan data pribadi.
Sesuai perkembangan, para ahli pun menganggap hal tersebut tidak cukup. Setelah berkembangya teknologi internet, berkembang pula teknologi cloud computing yang tidak terbatas.
Sekian dari saya mohon maaf  bila  ada kekurangan dan kesalahan dalam penulisan.
Terimakasih