Robotika

Blog komunitas Robot Universitas Gunadarma

Archive for the 'Arsip' Category

Robot Bawah Air Lebih Efisien

Author: Feby Nur Fattah
12 20th, 2009

Banyak robot yang telah diciptakan oleh ilmuwan seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat. Mulai dari yang sederhana sampai yang paling rumit. Mulai dari yang multifungsi sampai yang hanya bisa menjalankan satu eksekusi. Wilayah kerjanya pun mencakup darat, laut dan udara. Namun, perkembangan teknologi dalam air kurang mendapat perhatian dari masyarakat. Masih banyak kegiatan bawah air yang dilakukan sendiri oleh manusia tanpa bantuan robot, seperti pengamatan bawah laut. Pengamatan bawah laut yang dilakukan manusia memiliki beberapa resiko yaitu adanya area-area yang sulit dijangkau manusia serta resiko bahaya yang tinggi akibat serangan hewan buas. Oleh karena itu, robot yang mampu bergerak bebas di dalam air sangat dibutuhkan untuk membantu tugas manusia.

Secara umum, berdasarkan sistem pengendaliannya robot bawah air dibagi menjadi menjadi dua jenis yaitu Autonomous Underwater Vehicles (AUV) dan Remoted Operated Vehicles (ROV). AUV adalah kendaraan bawah air yang mampu bergerak di dalam air secara otomatis tanpa adanya kontrol langsung dari manusia. Sedangkan ROV adalah kendaraan bawah air yang gerakannya dikendalikan secara langsung oleh manusia melalui remote kontrol dari atas permukaan air. Robot penyelam termasuk dalam jenis robot atau kendaraan bawah air yang tergolong ROV.

Robot penyelam adalah robot yang mampu bergerak di dalam air. Gerakan yang dapat dilakukan adalah naik dan turun/menyelam. Gerakan ke atas timbul akibat adanya gaya dorong dari putaran propeller, sedangkan untuk gerak menyelam disebabkan oleh berat beban dari robot (saat kondisi motor off). Robot ini dikontrol dengan menggunakan remote kontrol 4 kanal yang menggunakan RF. Robot dijalankan untuk 5 keadaan yaitu start, naik, turun, kembali ke posisi semula, dan menghentikan robot. Perencanaan sistem meliputi perencanaan driver, mekanik, dan software. Sebagai penggerak propeller-nya, robot ini menggunakan motor DC 9 volt. Robot ini menggunakan mikrokontroler AT89C2051. Perencanaan mekanik dari robot meliputi perangkaian gear box, shielding poros propeller, dan perancangan beban. Shielding poros propeller menggunakan karet oring. Beban yang digunakan dipasang di sekeliling robot agar lebih seimbang. Robot ini diuji di dalam akuarium dengan kedalaman sekitar 70 cm. Saat pengujian diperoleh kecepatan gerak naik rata – rata 16,29 cm/detik dengan massa total robot sebesar 1510 gram, dan volume robot 1225 cm³. Karena dasar badan robot berbentuk datar, maka jarak minimal propeller 1,8 cm.

Salah satu contoh pemanfaatan robot bawah air, khususnya robot ROV, adalah seperti yang digunakan oleh PT. Ratu Prabu Energy Tbk (ARTI). ROV tipe Vector M5 merupakan robot portable yang beroperasi di bawah air untuk melaksanakan pekerjaan eksploitasi, inspeksi, perbaikan serta perawatan. Dengan daya selam 1.000 meter alat ini dikhususkan bagi proyek minyak dan gas bumi lepas pantai.

Tampak Depan ROV

Menurut Daniel Yudi, Marine Departement Manager ARTI, dibanding penyelam manusia, robot ini dapat mempersingkat waktu kerja dan mengurangi risiko kecelakaan khususnya dalam menghadapi kondisi laut yang tidak menentu. “Dengan menggunakan robot ini, biaya operasional bisa dipangkas hingga 50%,” ujarnya.

ROV dan Bagian-bagiannya

Sumber: www.eepis-its.edu/uploadta/downloadmk.php?id=864

http://dewey.petra.ac.id/jiunkpe_dg_1957_6.html

http://saham-valas.infogue.com/ratu_prabu_launching_robot_rov_vector_m5

Karya :

Feby Nur Fattah



Masa Depan Manusia Ada Di Tangan Robot?

Author: Nyoman Parwa Dinawan
12 19th, 2009

<!– @page { margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

Mungkin kita sudah tidak asing lagi mendengar kata robot. Robot adalah salah satu gambaran dari perkembangan teknologi yang canggih, manusia menciptakan robot tidak lain adalah untuk membantu mereka melakukan tugas sehari-hari. Dengan kepintaran dan keterampilan manusia robot tercipta, tapi apakah mungkin masa depan manusia nantinya ada di tangan robot? Itu mungkin saja terjadi, karena kita melihat dengan semakin majunya teknologi robotika, manusia akan terus mengembangkan robot yang hampir menyerupai manusia. Tidak hanya mirip tetapi tingkah-laku dari robot bisa menyerupai manusia pada umumnya.

Bagaimana hal itu bisa terjadi? Dengan teknologi yang begitu maju hal yang tidak mungkin akan menjadi mungkin. Anda mungkin pernah menonton film Terminator, film itu memperlihatkan bagaimana robot itu bertindak seperti manusia pada umumnya, dan robot itu juga mempunyai kulit yang sama seperti manusia yang terdiri dari jaringan hidup yang menempel diatas permukaan besi (robot itu sendiri). Dengan program yang dimasukan ke dalamnya, robot itu mempunyai satu tujuan yaitu untuk melindungi seorang anak yang nantinya dapat membawa kedamain bumi di masa depan.

Kita dapat melihat dari cerita film itu, robot pun bisa bertindak bijak untuk menyelamatkan seorang anak demi bumi. Robot ibarat air yang mengalir yang selalu mengikuti program yang di masukan di dalam sistemnya , jika program yang di masukan untuk tujuan yang benar maka robot itu sangat berguna bagi manusia dan jika program itu untuk tujuan yang salah maka robot akan menjadi musuh bagi kita, sehingga masa depan manusia pun akan terancam.

Ketika robot tercipta manusia hendaknya tidak terlalu tegantung pada robot, karena bila setiap pekerjaan manusia dilakukan oleh robot mungkin saja robot itu akan lebih pintar daripada manusia. Dengan kemajuan teknologi yang canggih di dalam robot di tanam suatu sensor perekam, dimana setiap pekerjaan yang di lakukannya akan terekam sehingga robot itu lama-kelamaan akan bisa belajar seperti manusia. Dengan belajar dari setiap tindakan manusia, robot akan bisa menciptakan robot yang baru, sehingga populasi manusia akan lebih sedikit dibandingkan dengan pupulasi robot.

Jadi apa yang harus manusia lakukan agar hal itu tidak terjadi? Manusia hendaknya belajar mengerti, memahami, dan menggunakan teknologi robotika dengan baik agar nantinya kehidupan manusia di masa depan tidak terancam oleh robot. Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, robot ibarat air yang mengalir yang selalu bertindak sesuai dengan program yang dimasukan di dalam sistemnya.

karya :

Nyoman Parwa Dinawan



12 10th, 2009

Pernah nonton Transformer? Terminator ? Wall – E ? I, Robot dan film – film mengenai teknologi robotika?
Jika iya, kita melihat bahwa film yang menceritakan tentang interaksi antara robot dan manusia. Namun dari kesemua film – film tersebut, rata – rata memiliki alur cerita yang hampir sama. Misalnya saja film Wall – E yang menceritakan tentang bagaimana kehidupan manusia yang akan datang, tentang bagaimana bumi sudah terisi penuh dengan sampah sehingga diciptakanlah sebuah robot yang bernama Wall – E untuk membersihkan sampah. Lama – kelamaan, seluruh manusia pergi ke luar angkasa karena bumi sudah penuh dengan sampah sampai – sampai hanya tersisa 1 buah pohon yang dijaga oleh Wall – E, penghuni satu – satunya bumi. Singkat cerita, sistem robotika yang ada pada pesawat manusia di luar angkasa berubah menjadi musuh manusia karena tidak mengijinkan manusia untuk kembali ke Bumi.

Read the rest of this entry »